Tuesday, September 8

Zodiakmu


Posting milik tetangga. Iseng-iseng daripada manyun. Boleh percaya boleh tidak. Semua terserah Anda.

Gak perlu pusing...semua sudah diatur oleh-Nya. Yang penting kita ikhlas menjalani dan menerima apa yang telah diberikan kepada kita. Apa yang kita terima adalah yang terbaik buat kita. Berlebih-lebihan akan berakibat tidak baik...copy halaman ini
http://woman.kapanlagi.com/zodiak/

Tuesday, September 1

Puasa 5 Tahun


Tahun 2009, sebentar lagi tahun 2010. Puasa tahun ini terlihat berbeda. Karena jika menengok ke belakang, sejak tahun 2005 setelah saya selesai kuliah di Yogya ada hal yang menarik saat mengisi bulan Ramadhan.

Ramadhan tahun 2005 sebagian saya habiskan di Bekasi. Tepatnya di perumahan Kota Deltamas. Saat itu saya ikut mengerjakan proyek pemetaan situasi untuk perumahan itu. Dan menjelang lebaran saya dan semua yang bekerja diijinkan pulang ke rumah masing-masing.

Ketika berpuasa di area perumahan, dan kebetulan masjid yang dekat berada di luar area maka kesulitanpun dirasa ketika akan menuju masjid, karena seluruh area dikelilingi oleh tembok pembatas. Yang teringat sekali adalah ketika akan menjalankan sholat jumat di masjid. Berhubung tidak ada kedaraan yang nganggur, akhirnya saya dan teman kerja pergi berjalan kaki. Dan karena seluruh area dikelilingi tembok, kesulitan yang muncul adalah melewatinya. Ada satu lobang kecil yang merupakan saluran air hujan, dan juga merupakan tempat lalulintas hewan (kambing) yang keluar masuk area perumahan ke permukiman warga. Dan disitulah saya dan teman kerja itu menerobos keluar untuk menuju masjid. Saya hanya tersenyum, wah sama dengan kambing nih..hi..hi..

Ramadhan tahun 2006 saya berada di Kalianda – Lampung Selatan. Disana saya mengerjakan proyek BPN. Lebih baik kondisinya daripada tahun 2005 yang dulu. Jika di tahun 2005 menerobos jalannya kambing, maka di tahun 2006 saya tinggal di perumahan yang dekat dengan perkampungan penduduk. Yang menarik saat itu keadaan cuaca sedang panas (musim kemarau), saat berpuasa air di dalam sumur nyaris habis. Dan repotnya lagi mesin pompa yang dipasang sudah tidak mempu lagi mengangkat air yang di dalam sumur. Akhirnya saya gunakan tali tambang yang dimodifikasi untuk mengambil air. Bisa dibayangkan jika air yang dibutuhkan mendesak, akan BAB misalnya. Wah mulai kacau tuh...

Ramadhan tahun 2007. Indramayu, adalah kota selanjutnya tempat menjalankan ibadah puasa. Kejadiannya di awal-awal puasa, karena kondisi camp belum sempurna dan juru masak belum ada, akhirnya berbuka dan sahun musti pergi ke warung makan. Dan jaraknya tidak dekat. Jadi musti bangun lebih awal untuk menghindari habisnya makanan dan saat azan subuh.

Ramadhan tahun 2008 saya kerjakan di tanah papua. Awalnya sedih juga menghabiskan puasa di tanah paling timur itu. Selain komunikasi saat itu agak sulit juga makanan yang disajikan membuat bibir tersenyum kecut..he..he...Betapa tidak, ketika kita sahur, awalnya biasa saja, dengan cukup makan mie siap saji dan teh buatan sendiri. Namun setelah satu, dua, tiga hingga hampir selesai satu bulan mie siap saji selalu dan terus menghiasi meja makan saat sahur. Wah...kacau ini, pikirku. Akhirnya terobati juga kondisi itu, dengan di ijinkannya saya pulang ke rumah. Selamat tinggal mie kuah siap saji saat sahur...heheheh...

Ramadhan tahun 2009 ini adalah ramadhan istimewa. Karena saya awali di rumahku di Metro - Lampung bersama istri dan calon anakku. Ini terjadi karena belum ada proyek yang saya kerjakan. Proyeknya masih menunggu dan menunggu. Mudah-mudahan hingga lebaran bisa di rumah terus. Dan menanti buah hati yang lahir ke dunia dengan selamat dan sempurna. Menjadi generasi yang sholeh, baik dan berilmu.Amin.

Propaganda?


Jakarta di bom lagi...Jihad-kah?
Saya juga masih bingung, karena sebagian orang mengatakan itu jihad yang salah, sebab tidak pada tempat dan waktu yang tepat. Apakan ini awal dari keruntuhan agama kita Islam? Karena jika kita melihat berita di televisi dan media lain, kita akan menyaksikan dan membaca peristiwa yang tidak menyenangkan bagi Islam.

Lihat saja di Irak, Iran, Palestina, dan Indonesia. Mengapa dengan negara-negara yang mayoritas muslim tersebut? Bukankan Islam mengajarkan kerukunan dan toleransi yang sangat tinggi. Bahkan dengan saudara kita non-muslim! Lantas apa yang kita saksikan sekarang justru kita sendiri sesama muslim yang saling bertikai.

Kita lihat di dalam negeri kita sendiri. Barusaja kita tersendat masalah dalam negeri soal pemilihan anggota dewan terhormat dan pemilihan orang nomor satu di republik ini kita dihadapkan lagi masalah klaim budaya oleh negara tetangga. Padahal beberapa waktu yang belum lama, kita dihadapkan pada masalah klaim. Namun klaim yang lalu adalah masalah pulau dan tentu berimbas pada batas teritorial negara kita.

Dari kejadian itu, kita mengarah pada pertikaian antar negara. Dan tentu sebagai negara yang dirugikan kita akan sekuat tenaga membertahankan milik kita. Namun kenapa dengan negara yang hampir sama. Yaitu masyarakat yang sama-sama menganut Islam lebih dari separuh warganya. Apakah ini merupakan propaganda yang sejak lama di rencanakan, atau memang masalah kehidupan di dunia Islam?

Kenapa saat ini peristiwa yang santer memojokkan umat ini (Islam). Seperti teror bom dan teroris. Yang semua di tujukan pada penganut agama mulia ini. Dan imbasnya adalah saudara kita yang menuntut agama Allah di curigai. Dikhawatirkan nanti tempat-tempat belajar agama seperti pondok pesantren tidak ada santrinya, dan bahkan bisa ditutup karena alasan menghindari dan memangkas generasi teroris.

Tentu sebagai warga muslim kita merasa sakit, seolah diri kita terancam dan tidak nyaman dengan berita tersebut. Yaitu bahwa kita (Islam) merupakan teroris. Meski tidak semua dari kita mengenal apa itu teroris, tapi kerena berita yang santer menyebutkan bahwa para perekrut merupakan guru ngaji, tukang ceramah dan para ustad, maka kita merasa itu adalah kita.

Sepertinya ungkapan nila setitik, rusak susu sebelanga sesuai untuk menggambarkan kondisi Islam saat ini. Mudah-mudahan kita warga muslim bisa sabar menghadapai ini, dan tentu kita harus bisa menunjukkan bahwa Islam merupakan rahmat bagi seluruh alam. Dan kita sebagai pengikut nabi yang terakhir harus dapat menunjukkan bahwa kita cinta damai, tapi pantang mundur jika ada musuh yang datang. Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!

Menjelang 1 Syawal 1430 H


Hati-hati dan waspada!

Itulah slogan yang pantas untuk mengantisipasi datangnya lebaran atau 1 Syawal 1430 H. Bukan berarti kita berhati-hati dan waspada terhadap lebarannya, tetapi kita waspada pada aksi kejahatan menjelang lebaran.

Aksi kejahatan, mulai dari pencurian hingga perampokan disertai pembunuhan, mulain marak di sekitar kita. Lihat saja berita di media televisi, surat kabar, dan radio. Mulai bermunculan kejadian dan peristiwa kejahatan. Pengakuan dan indikasi yang muncul adalah aksi kejahatan dilakukan untuk persiapan lebaran. Salah satunya tentu untuk membahagiakan keluarga, selain baju dan celana baru, tentu juga untuk makanan / kue enak dan mudik.

Itulah budaya yang mulai berakar di masyarakat kita. Setiap lebaran Idul Fitri tiba, maka masyarakat yang umumnya bekerja di kota melaksanakan mudik ke kampung untuk bersilaturahmi dan bertemu dengan sanak keluarga yang di tinggalkan. Dan tentu untuk melaksanakan semua itu tidak dibutuhkan dana yang sedikit. Sebab sudah menjadi hal yang biasa bahwa menjelang hari raya 1 Syawal semua kebutuhan meningkat harganya. Muali dari bahan makanan sampai biaya perjalanan.

Lantas kita sebagai warga harus waspada dan hati-hati untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Mulai dari pencurian sampai pada kejahatan di perjalanan. Coba kita lihat tips menjaga lingkungan kita dari kejahatan.
1. Jangan mudah curiga, karena sekarang ini pelaku kejahatan lebih bersahabat sehingga kita tidak waspada. Yang penting adalah waspada terhadap gerak-gerik yang dilakukan orang asing (baru) dan orang-orang di sekitar kita. Waspada bukan curiga. Bisa-bisa salah tangkap nanti.
2. Gunakan sistem pengamanan ganda pada setiap objek yang dapat ditambahi pengaman. Seperti pintu rumah, kendaraan dan kontak brankas uang. Jangan gunakan pengamanan yang murahan atau yang mahalan, tetapi gunakan yang kuat dan hanya kita yang bisa membuka dan menguncinya.
3. Letakkan di tempat yang mudah terjangkau oleh pandangan mata. Sehingga jika ada sesuatu yang ganjil bisa segera terpantau dan terlihat oleh mata kita. Tetapi jangan ditempat yang membuat penasaran pelaku dan jangan mencolok bahwa itu tempat harta, tetapi yang terpenting adalah tempatnya cukup sederhana sehingga tidak mencurigakan bahwa ada harta di tempat tersebut.
4. Jangan letakkan pada satu tempat saja. Ini untuk menjaga jika kebobolan maka masih ada sisa harta kita di tempat lain.
5. Gunakan fasilitas pihak ke tiga. Seperti bank, atau bisa juga dengan menambah asuransi pada barang-barang berharga kita.
6. Jangan menyimpan dengan syarat-syarat memotong sesembahan, tetapi percayakan pada yang Kuasa, karena semua dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya.

Sedangkan tips untuk menjaga dari tindak kejahatan di jalan ada beberapa hal, seperti di bawah ini.
1. Gunakan kendaraan yang sehat. Yaitu tidak mudah mogok di perjalanan. Dan tentu dilakukan cek pada kendaraan kita, termasuk kelengkapannya (asesoris dan surat menyurat).
2. Gunakan perabotan badan (asesoris) yang sederhana, bila perlu tidak perlu dipakai. Seperti dasi, kalung, gelang, anting besar dan gigi emas. Karena bisa menarik pelaku untuk bertindak kejahatan.
3. Jika masih ada mobil atau motor yang lama, sebaiknya tidak perlu membeli mobil atau motor yang baru hanya untuk di bawa mudik. Apalagi di kampung rata-rata paling mewah baru kendaraan sepeda. Jadi selain menghindari kejahatan di jalan, juga menghindari diri dari sifat pamer dan sombong.
4. Bawa bekal dari rumah. Minum, makan dan kebutuhan perut lain. Karena tidak sedikit kejadian berawal dari makanan.
5. Jaga kesehatan sewaktu akan melakukan perjalanan. Instirahat yang cukup dan gunakan kecepatan yang normal. Dan musti sabar, karena biasanya jalur mudik sering macet. Dengan sabar maka semua akan lancar, selain jalan bisa sedikit lapang, puasa kita juga mendapat berkah.
6. Istirahat di tempat yang ramai. Ini untuk saling menjaga di antara para pemudik. Dan istirahat di tempat yang sudah disediakan. Saat ini banyak tempat-tempat yang disediakan untuk beristirahat bagi para pemudik.
7. Jangan membawa barang yang tidak perlu. Biasanya kita membawa oleh-oleh yang di letakkan di atas kendaraan. Bawa barang yang secukupnya.
8. Bawa jumlah penumpang sesuai kemampuan kendaraan. Jika kendaraan roda dua jangan membawa penumpang lebih dari 2 orang dewasa. Jika anak-anak yang di bawa usahakan tidak lebih dari 3-4 orang dan perhatikan muatan yang dibawa.
9. Baca doa perjalanan. Serahkan semua pada yang Kuasa.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com