Tuesday, May 25

Menjadi Pengusaha Sukses!

Pernahkah Anda bermimpi! Tentu saja setiap dari kita pasti pernah bermimpi. Entah apa saja mimpi itu, yang pasti "kembang tidur" itu merupakan sesuatu yang berasal dari alam bawah sadar kita. Lantas apa hubungannya dengan menjadi pengusaha sukses!


Tentu hubungan secara langsung tidak ada, yang ada yaitu "mimpi" yang besar sehingga menjadi target. Tidak ada manusia yang tidak mempunyai impian maupun harapan. Karena dengan impian itu kita bisa semangat. Tapi musti diperhatikan juga dengan kemampuan kita. Jangan terlalu besar impian jika usaha yang kita lakukan tidak sebanding dengan angan-angan itu, bisa-bisa yang tewujud malah kita tidak tau lagi, karena otak kita terganggu (alias gak waras).

Itulah sebabnya, sejak dulu impian saya adalah mejadi pengusaha sukses. Ternyata menjadi pengusaha tidak semudah kita membaca cerita para pengusaha yang sudah sukses. Memang cerita itu menggambarkan apa yang mereka alami, namun jika kita belum pernah mengalaminya sendiri rasanya akan berbeda, memang kita bisa mengetahui kesulitan-kesulitan yang mereka alami, tapi psikologi kita tidak bisa merasakan seperti apa psikologi mereka saat mengalami masa-masa sulit ketika itu.

Melangkah setapak demi setapak mungkin bisa menjadikan kita pengusaha sukses. Karena dengan melangkah setapak demi setapak, kita akan memiliki pondasi pengalaman yang kokoh pada tiap-tiap step itu. Sehingga ketika kita jatuh, tidak akan terlalu jauh kebawah, sehingga kita masih memiliki daya dan upaya untuk bangkit lagi.

MIMPI! Yah...itulah yang selalu menjadikan kita hidup. Dengan impian maka kita menjadi hidup.

Sunday, May 23

Heboh! Nyuci Baju Pake Lumpur!

Rasanya tidak mungkin. Bagaimana kita mencuci, padahal kita mencuci untuk menghilangkan kotoran. Lantas bagaimana jika mencuci pakai lumpur?
Itu hanya isapan jempol saja. Ketika itu adik saya sedang jalan-jalan di pagi hari menjelang siang. Rupanya dia melihat gadis-gadis dan ibu-ibu sedang mencuci. Karena biasanya orang itu mencuci di sumur, ketika itu yang di lihat oleh adik saya adalah gadis-gadins dan ibu-ibu yang mencuci di sungai.

Jika di film-film biasa mencuci di sungai, tetapi sungainya berbeda dengan yang ketika itu disaksikan adik saya. Karena melihat airnya keruh, kontan saja adik saya mengatakan "wah, lumpur kok di pake' nyuci" karena jika diperhatikan memang nampaknya begitu. Yah mau gimana lagi...mau gak mau...orang adanya itu...hehehe

Template by : kendhin x-template.blogspot.com